Dec 28, 2008

Ajaran Sesat Al Hulul

Apakah maksudnya syirik alhulul.
Jika seseorang dah terlampau tinggi maqam tariqatnya, bolehkah dia mengatakan sesuatu yang berupa syirik seperti " aku tuhan"
""Bukanlah anjing dan babi melainkan tuhan kami… dan bukanlah Allah kecuali pendeta di gereja".
Atau mengaku Allah bersatu dengan makhluk?
Bukan kah Rasullulah yang paling tinggi darjatnya pada sisi Allah tapi adakah nabi pernah berkata ucapan seperti itu?

-------
Jawab:

Syirik alHulul ialah salah satu ajaran sesat dalam sejarah Islam yg dibawa oleh Husin bin Mansur alHallaj (meninggal 309H). Ini bermakna ajaran ini muncul dalam era 300 tahun pertama salaf asoleh. Ia diwartakan sesat oleh JAKIM. Intipati ajaran Hululiyah ialah Allah bergabung dgn makhluk. Nas yg digunakan oleh Husin alHallaj ialah peristiwa Allah memerintahkan Malaikat dan Iblis sujud kpd Adam AS. menurut Husin, rahsia perintah sujud ini ialah kerana Allah telah bergabung dgn zat Adam menjadi satu. Untuk mengetahui lebih detail lawatilah website JAKIM atau membaca beberapa kitab dari Indonesia. (sila lawat Pustaka Indonesia Jalan Mesjid India) WA

1 comments:

Dudi Ridwan Cijagong said...

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ

Ketahuilah, sesungguhnya Alloh membatasi antara mar'u (manusia yang bisa dilihat) dengan qolbu (hatinya).
====
** Manusia dapat terlihat, karena ada kulit pembungkusnya, atau karena ada pembungkus kulitnya, dengan itu manusia menjadi punya jasad.
====
الْمَرْءِ (bentuk bungkus penamaan atau penyebutan, yang menyamarkan asal katanya.
(isim maf'ul dari: رأى يرى فهو راء وذاك مرئي)
Manusia yang mar'u (terlihat) dan dengan keterlihatan itu kemudian manusia dihukumi oleh manusia yang lain.
فاحكوا بظواهرهم : "Hukumi mereka dengan melihat dhohir mereka"

قَلْبِهِ (qolbu, qolab: berubah, berpindah dari satu sikap kepada sikap yang lain, atau dari satu fikiran kepada fikiran yang lain)
sikap dan fikiran yang masih terkandung dalam hati, tidak akan nampak kecuali sudah terlihat dari gerak jasad manusia yang mar'u.

Maka ada ungkapan:
الظواهر مرأة البواطن
"Dhohir (perbuatan) adalah cerminan bathin (sikap dan fikiran yang tersimpan/terpendam)"
====
Bilakah manusia punya qolbu (gerak sikap dan fikiran tersimpan/terpendam), ada gerak yang sikap dan fikiran yang tertuang dalam tindakan/perbuatan,
disebut inqilab... manusianya menjadi munqolib.
maka ketika bepergian, ada kata: وانا الى ربنا لمنقلبون
"Dan sesungguhnya kami, kepada Rob (Alloh)lah kami kembali"
منقلبون diartikan "kembali" yang dihubungkan dengan qolbu (قَلْب). Saat bepergian, ada fikiran yang perlu disikapi, kembali setelah sampai tujuan, atau tidak tidak perlu meneruskan perjalanan?.
tentu saja kepulangan adalah kata pasti dari ketempat kembali. Meskipun baru sikap dan fikiran, tentu saja hal ini akan dinyatakan, makanya... menerima saja (inqilab) untuk kembali.
====
dari حال يحول kemudian muncul حل يحل حلولا (halla, yahullu: menghias, hiasan, terhias)
Hulul artinya:
Dhohir serang manusia yang tadinya jasad dan qolbu disekat/tersekat. Kemudian, dengan dzikir mudawamah, atau apalah sebab kemudian timbul penyatuan rasa, seakan-akan dengan Sang Pencipta,
disinilah.... kekuatan lisan diuji.... "Engkau adalah AKU, dan AKU adalah Engkau"
====
Di saat seperti ini, dari sisi yang tak terungkap... sebuah firman Alloh mengingatkan.
Ketika seorang manusia kemudian lisannya mengatakan .... Hulul, atau Wihdatul Wujud.
Apakah itu sebuah Dlor yang dikasyfu, atau Rohmat yang tidak ada mumsik?
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ (18)

====
Ingat, bilakah setelah pengucapan itu... berefek manfaat, itu adalah rohmat.
Dan bila setelahnya justru timbul madarat, maka ....

Panjatkan do'a dan permohonan:
اهدنا الصراط الذين انعمت عليهم
"Tunjukkan aku kepada jalan yang dengan jalan itu, ENGKAU, YA ALLOH, menjadikan nikmat bagi mereka."


Post a Comment